jump to navigation

Film Fitna, Kekalahan Intelektual Barat Hadapi Islam Maret 31, 2008

Posted by aazen in Bela Islam, Film, Kritik.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Baru-baru ini, walapun banyak diprotes oleh kaum Muslim di Eropa, dirilis juga Film yang penuh kebencian terhadap Islam. Film asal kafir Belanda itu penuh dengan kebencian, menunjukkan kekalahan intelektual mereka menghadapi geliat muslim baik di dunia maupun di Belanda sendiri.

Gimana komentar kamu?

Film Fitna, dibuat oleh anggota parlemen Belanda. Diawali dengan al-Quran, terus di susul karikatur Nabi, bersorban bom dengan detik waktunya… lalu diselingi ayat Quran, serta pemboman WTC…

Film ini oleh pembuatnya ingin menggambarkan bahwa al-Quran sebagai buku fasis dan mengajarkan teroris, satu tuduhan yang penuh kebencian. Di akhir film terdengan robekan kertas… yang menunjukkan al-Quran dirobek….

Sahabat… al-Quranmu, dihinakan…. dihinakan…. dihinakan…. tapi mengapa kamu malah diam seribu bahasa…..???? (lagi…)

Andai Saja Rianti Seperti Aisha pada Ayat-ayat Cinta Maret 31, 2008

Posted by aazen in Film, Kritik, Remaja.
Tags: , , , ,
add a comment


Oleh: Aa Zen (7CG Indonesia – Muslimuda.Org)

“Katakan kamu akan menikahinya…,” kata Aisha pada suaminya Fahri.

“Jodoh itu rahasia Allah, Fahri. Ada diri Muslimah dalam Maria. Ia butuh kamu,” lanjut Aisha meyakinkan suaminya untuk menikahi Maria.

Sungguh mulia karakter Aisha dalam Novel Ayat-ayat Cinta. Aisha seorang Muslimah keturuanan Jerman itu dengan jilbabnya yang anggun menggetarkan siapa saja yang mengenalinya. Jilbabnya menutupi keindahan tubuhnya, anggun dan cantik, terutama jiwanya. Karakter Aisha pada AAC yang diperankan oleh Rianti Carwright ini sangat menggugah. Aisha merupakan istri bagi sosok Fahri yang diperankan Fedi Nuril.

Film AAC Meledak, Hipnotis Para Penonton

Sudah bukan rahasia umum lagi, Film AAC telah menuai sukses. Ini tak diduga sebelumnya, seperti diakui Hanung Bramantyo yang menjadi sutradara film ini. Lebih dari 3,2 juta tercatat menonton film AAC ini, melebihi film dari Holywood, Spiderman 3 yang hanya 2 jutaan saja. Boomingnya film AAC ini paling tidak menunjukkan kekuatan Film religius bila dikemas dengan apik dan cerita yang menarik dapat menarik siapa pun untuk ikut menontonnya.

Ada beberapa pertanyaan terkait meledaknya film AAC. Apa sebenarnya yang membuat film AAC itu meledak? Apakah karena AAC menjual adegan-adegan vulgar? Tidak, tidak ada adegan hina itu di sana. Tidak seperti pada film biasanya seperti halnya film holywood yang produk kafir itu yang selalu menjual kehinaan tersebut. Yang ada di AAC malah ungkapan-ungkapan bahasa Arab sering menghiasi setiap percakapan diantara para pemainnya. Walaupun diakui, film AAC tidak 100% islami. (lagi…)