jump to navigation

Film Fitna, Kekalahan Intelektual Barat Hadapi Islam Maret 31, 2008

Posted by aazen in Bela Islam, Film, Kritik.
Tags: , , , , , ,
trackback

Baru-baru ini, walapun banyak diprotes oleh kaum Muslim di Eropa, dirilis juga Film yang penuh kebencian terhadap Islam. Film asal kafir Belanda itu penuh dengan kebencian, menunjukkan kekalahan intelektual mereka menghadapi geliat muslim baik di dunia maupun di Belanda sendiri.

Gimana komentar kamu?

Film Fitna, dibuat oleh anggota parlemen Belanda. Diawali dengan al-Quran, terus di susul karikatur Nabi, bersorban bom dengan detik waktunya… lalu diselingi ayat Quran, serta pemboman WTC…

Film ini oleh pembuatnya ingin menggambarkan bahwa al-Quran sebagai buku fasis dan mengajarkan teroris, satu tuduhan yang penuh kebencian. Di akhir film terdengan robekan kertas… yang menunjukkan al-Quran dirobek….

Sahabat… al-Quranmu, dihinakan…. dihinakan…. dihinakan…. tapi mengapa kamu malah diam seribu bahasa…..????

Ayo… bangun! Film fitna merupakan wujud kebencian barat terhadap Islam. Ini juga merupakan wujud kekalahan intelektual mereka menghadi kebenaran Islam. Di Belanda, seperti juga digambarkan dalam film tersebut, pertumbuhan Islam sangat tinggi, termasuk di Eropa. Karena itu mereka takut, Islam menjadi agama yang dapat mengatur mereka… Lalu mereka fitnah Islam dengan mengatakan seolah-olah Islam mengajarkan terorisme, dan sadisme.

Siapa sebenarnya yang mengajarkan teroris dan kebencian??? Kebebasan, hanya omong kosong belaka…. Islam tak pernah mengajarkan sadisme, tapi lihatlah dalam ayat berikut….

Lihatlah….
“(2)Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. (3) Jadi pergilah sekarang, katakanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun kedelai.” [Kitab Al-Kitab, Samuel 15: 2 - 3]

Komentar»

No comments yet — be the first.