I Love You, Oh Rasulullah! April 2, 2008
Posted by aazen in Artikel, Remaja.Tags: Artikel, Cinta, islam, love, pemuda, rasulullah, Remaja
trackback
12 Rabiul Awal bertepatan pada abad ke tujuh masehi, lahirlah sosok Muhammad. Kelahirannya telah mengubah dunia dari masa jahiliyyah menuju masa terang benderang. Muhammad Saw. bersama para sahabat berjuang dengan segala pengorbanan yang tinggi untuk menunjukki manusia kepada jalan hidayah Allah Swt.
Nabi Muhammad Saw. adalah teladan bagi kita, baik orang tua maupun muda. Dia semestinya menjadi idola bagi setiap insan Muslim. Karena dialah yang telah menyampaikan pesan-pesan dari Allah Swt. berupa aturan-aturan dari-Nya untuk umat manusia.
Sayang dan sangat menyedihkan, saat ini sebagian anak muda Muslim lupa dengan Muhammad, kehidupannya, akhlaknya dan perjuangan serta pengorbanannya. Genre muda muslim saat ini malah menjadikan seleb-seleb yang menipu. Muhammad sudah banyak dilupakan di kalangan anak muda saat ini. Apalagi para sahabat2nya yang menyertai perjuangan beliau, banyak tak kenal. Genre muda kini lebih banyak kenal David Becham atawa Paterpan. Sedih….
Padahal, mencintai Rasulullah Saw. hukumnya hukumnya wajib lho. Beneran neh. Bagi kamu yang ngerasa masih Muslim, wajib untuk mencintai Allah, Rasul-Nya dan juga orang-orang beriman. Bila tidak, apalagi membencinya, jangan sampe azab dan murka-Nya menimpa kita. Naudzubillahi min dzalik. Tahu gak guys, Allah Swt. itu telah menyandingkan kecintaan kepada Nabi Saw. dengan kecintaan kepada-Nya. Allah bahkan telah mencela orang yang mencintai sesuatu melebihi kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya.
Coba deh kamu baca firman Allah berikut:
قُلْ إِنْ كَانَ ءَابَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللهُ بِأَمْرِهِ وَاللهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Katakanlah (wahai Muhammad), “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri (atau suami-suami) dan kaum keluarga kelian, juga harta yang kalian usahakan dan perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya, dan rumah tempat tinggal yang kalian sukai adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah hingga Allah mendatangkan keputusan-Nya (azab)-Nya. Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang fasik (derhaka).” (QS at-Taubah [9]: 24).
Cinta Bukan Sekedar Klaim
Benar kawan, cinta itu musti dibuktiin, jangan cuma klaim aja. Nah, begitu juga saat kamu mengaku muslim, dan kamu mencintai Rasulullah Saw. maka musti dibuktiin. Satu-satunya bukti kecintaan kepada Rasulullah Saw. tentu tiada lain adalah meneladani kehidupan beliau. Ingat lho, Allah telah berfirman:
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ
Katakanlah (Muhammad), “Jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku nsicaya Allah akan mencintai kalian.” (QS. Ali-Imran [3]: 31).
Nah, jelas kan.
Muhammad itu teladan bagi kita, umat Islam. Pantas gak kamu malah mengambil teladan selain ia. Mengidolakan selebritis, artis yang menipu? Nggak ada jaminan bagi mereka untuk menghantarkan kamu pada kebahagiaan, kecuali hanya bencana dan kenestapaan. Sedangkan mengidolakan Muhammad Saw. dan meneledani serta mengikuti langkah-langkah beliah sudap pasti kebahagiaan yang bakalan kamu dapatkan.
Nah, sekarang gimana sih kita mewujudkan cinta pada Rasulullah Saw. mulia tersebut? Nah berikut diantaranya:
Pertama, kuatkan keimanan dan tauhid kamu kepada Alllah Swt. termasuk keimanan kepada Muhammad Saw. Pastikan kamu sadar dengan cara berfikir kamu buktikan bahwa di balik alam raya ini ada Allah, Rabb Yang Mahakuasa. Dan Allah telah mengutus Muhammad sebagai Rasul-Nya yang menyampaikan pesan2 Allah kepada manusia tentang bagaiamana aturan yang musti manusia jalankan.
Kedua, pelajari, pahami dan amalkan ajaran-ajarannya yang sudah tertulis dalam al-Quran dan hadits-haditsnya. So, kamu mau tak mau musti belajar Islam lebih dalam lagi. Apalagi Islam ini komplit alias lengkap. So kamu musti mengenalinya, mulai dari masuk ke toilet hingga masuk ke negeri orang, karena Islam mengaturnya. Belajar Fisika atawa IPS aja kamu rajin dan bisa, lalu apa alasan kamu untuk nggak belajar Islam?
Ketiga, emban dan dakwahkan risalah atau pesan darinya kepada siapa saja. Bener lho, ini penting. Tanpa dakwah itu, nggak mungkin Islam nyampe ke negeri ini, hingga kita memeluk Islam, tul gak.
Keempat, cintai siapa pun yang Rasulullah cintai seperti keluarganya, para sahabat-sahabanya dan para pewaris-pewarisnya. Juga kita musti benci kepada siapa saja yang ia benci, seperti orang2 kafir dan munafik Apalagi sekarang banyak diantara mereka yg membenci Rasulullah Saw, seperti pemuatan penghinaan Nabi lewat kartun atas nama kebebasan busuk, dan black propaganda terhadap Islam.
Kelima, taati segala perintahnya dan jauhi segala larangannya. Bersikaplah kita seperti para sahabat yang selalu sami’na wa ‘atha’na kepada Beliau Saw.
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا
Apa yang Rasul perintahkan kjepada kalian, terimalah; apa yang Beliau larang atas kalian, tinggalkanlah. (QS al-Hasyr [59]: 7).
Oke deh, sobat yuk kita kampanyekan cinta Allah, cinta Rasul-Nya dan cinta Islam. Siap?!!!! Kudu!!
Sumber: Muslimuda Forum
Komentar»
No comments yet — be the first.